KEADILAN HARUS DITEGAKKAN

January 27, 2011

Jakarta – Antasari Azhar hingga kini terus berdoa di penjara. Mantan ketua KPK itu mendoakan agar pihak-pihak yang menzalimi dirinya mendapat balasan yang setimpal. Ia berharap ada mukjizat bahwa kejujuran akhirnya akan muncul membebaskan dirinya.

“Dia menyerahkan kepada yang kuasa agar kejujuran akhirnya ditampilkan,” kata pengacara Antasari, Juniver Girsang.

Juniver menyampaikan hal itu saat ditanyakan tanggapan Antasari atas jaksa Cirus Sinaga yang kini dijadikan tersangka kasus pemalsuan rencana penuntutan (rentut) Gayus Tambunan. Cirus adalah jaksa penuntut umum yang menangani kasus Antasari. Ciruslah yang menyeret mantan Ketua KPK itu dihukum penjara 18 tahun atas dakwaan pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen.

Sudah lama beredar dugaan kasus Antasari direkayasa. Cirus dianggap memiliki peran besar dalam penyusunan skenario dalam rekayasa tersebut. Dugaan tersebut semakin mengkuat setelah pada 19 Januari 2011 lalu, Gayus membeberkan keterlibatan jaksa itu dalam merekayasa kasus dirinya hingga Antasari.

Saat itu setelah divonis 7 tahun  penjara, Gayus sempat menyampaikan curhatnya. Dalam curhatannya tersebut, Gayus menuding Satgas Pemberantasan Mafia Hukum telah mengarahkan dan mengalihkan isu dari mafia pajak yang kemungkinan melibatkan Dirjen Pajak atau mafia hukum yang kemungkinan melibatkan Cirus Sinaga yang ditakutkan membongkar skenario kasus Antasari.

Penasihat hukum Gayus, Adnan Buyung Nasution bahkan menyebut, Cirus adalah orang yang paling tahu soal kasus Antasari Azhar. Buyung meyakini, jika Cirus tersentuh hukum dalam kasus Gayus, maka dikhawatirkan dia akan membongkar rekayasa dalam kasus Antasari.

Reaksi pun muncul dari Kejaksaan Agung (Kejagung) yang menyatakan akan kembali mempelajari berkas perkara Antasari. “Baru diminta berkasnya untuk dipelajari. Berkas perkara dengan petunjuk jaksa penelitinya,” terang Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy kepada detikcom.

Marwan pun menjelaskan, pihak Jamwas baru akan mempelajari berkas perkara Antasari saja. Sedangkan berkas perkara terdakwa lain dalam kasus yang sama, seperti Wiliardi Wizard, Sigid Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan Lo belum akan dipelajari.

Sementara itu, Cirus yang dituding merekayasa pemenjaraan Antasari Azhar pun membatahnya. Pengacara Cirus, Tumbur Simanjuntak mengatakan, justru kliennya mengaku tidak mengetahui persis apa yang sebenarnya terjadi pada kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.

“Sebagai jaksa penuntut umum, dia menyatakan tidak pernah merekayasa, berkas perkara (kasus Antasari), seratus persen kok dilimpahkan (ke pengadilan). Kecuali ada pengurangan, penambahan dan ada yang diubah dalam berkas itu,” katanya.

Sebagai ketua tim penuntut saat itu, Cirus mengaku hanya mempelajari berkas yang diterimanya dari penyidik Mabes Polri. Cirus tidak pernah mengubah apa yang tertuang dalam berkas penuntutan itu. “Iya, berkas yang diterima dari penyidik polri seratus persen diserahkan ke pengadilan. Tanpa ada yang diubah, ditambah, atau dikurangi, seratus persen diserahkan ke pengadilan,” jelasnya seraya mempersilakan untuk membuka kembali berkas-berkas perkara tersebut.

Juniver Girsang, kuasa hukum Antasari Azhar mengungkap kejanggalan kasus Antasari yang memperkuat adanya rekayasa tersebut. Salah satunya, soal dakwaan kepada kliennya yang telah mengirimkan pesan singkat (SMS) kepada almarhum Nasrudin. Dakwaan itu dalam persidangan, baik bukti dan saksi ahli tidak bisa membuktikannya.

“Tidak ada alat bukti jaksa di pengadilan kalau SMS ke Nasrudin itu dari Pak Antasari. Dari all over SMS Pak Antasari, kurun waktu Januari-Februari 2009 sebagaimana dakwaan jaksa, Pak Antasari tak pernah kirim SMS ke almarhum,” ungkapnya kepada detikcom.

Seharusnya kalau polisi tahu ini, sudah kewajibannya untuk mencari dan mengungkap siapa pengirim SMS sebenarnya ke Nasrudin. Sayangnya, sampai hari ini tidak ada upaya polisi untuk mengungkapnya. Tidak ada ikhtiar dari polisi untuk mengungkap. “Ini membuktikan tak benar Pak Antasari yang kirim SMS, dengan demikian tidak benar Pak Antasari adalah pelaku meninggalnya Nasrudin, karena tuduhan awal SMS dikirim Pak Antasari,” ujar Juniver lagi.

Sebenarnya pengakuan adanya rekayasa untuk menjebloskan Antasari ke penjara, bukan hanya dari Gayus. Mantan Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Williardi Wizar juga mengakui adanya skenario untuk memenjarakan Ketua KPK itu. Williardi yang juga menjadi terdakwa dalam kasus ini mengungkapkan bagaimana rekayasa saat pembuatan berita acara pemeriksaan.

“Demi Allah saya bersumpah, waktu itu saya dikondisikan Dir, Wadir, Kabag, Kasat, orang yang menyebut ‘sasaran kita Antasari’,” tegasnya dalam sidang pertengahan 2010 lalu. Williardi kemudian menuturkan, jika saat itu dia diperlihatkan dan dibacakan BAP Sigid Haryo Wibisono, terdakwa lainnya. “Dibacakan pada saya, kita samakan saja. Kalau ini perintah pimpinan silakan saja,” ujar Williardi saat dia menuturkan pembuatan BAP yang pertama tersebut.

Tentunya yang menjadi pertanyaan, siapa yang sebenarnya merekayasa dan tokoh utama yang meminta merekayasa kasus Antasari itu? Faktanya, Antasari, Williardi Wizar, serta dua pengusaha yaitu Sigid Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan Lo didakwa terlibat pembunuhan berencana terhadap Nasrudin, yang dieksekusi seusai bermain golf di Padang Golf Modernland, Cikokol, Tangerang, sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu 14 Maret 2009.

“Kami tidak tahu. Cirus yang harus ungkap itu. Siapa di belakang ini semua. Cirus harus ungkap sebagaimana pernyataan Gayus bahwa kasus ini rekayasa,” kata Juniver kembali.

Menurut Juniver, bisa saja Cirus Sinaga membantah tudingan tersebut. Tapi setidaknya pernyataan Gayus itu membuktikan ada hubungan intensif di antara Gayus dan Cirus tersebut. “Kalau Cirus membantah kan bisa-bisa dia saja. Kalau Gayus membuat pernyataan seperti itu tentu ada hubungan intensif antara Gayus dan Cirus, tentu demikian. Tidak mungkin mengungkapkan sesuatu kalau tanpa hubungan di antara mereka,” tandasnya.

Ketua Presidium Indonesian Police Watch Neta S Pane meyakini pernyataan Gayus bahwa Cirus Sinaga memiliki kartu truf bagi kepolisian untuk merekayasa kriminalisasi Antasari Azhar. IPW juga menilai penanganan Cirus Sinaga ini begitu lamban. Padahal, beberapa orang yang menangani ini sudah ditetapkan menjadi tersangka sejak lama, seperti Hakim Asnus, Kompol Arafat.

“Ini menunjukkan ada misteri kenapa Cirus belum jadi tersangka. IPW merasa yakin apa yang diucapkan Gayus itu ada benarnya bahwa Cirus punya kartu truf bagi Polri terutama dalam kasus rekayasa kriminalisasi atas Antasari. Melihat fakta yang ada kita yakin dengan apa yang dinyatakan Gayus,” jelas Neta.

IPW yakin kasus Antasari direkayasa karena menemukan sejumlah kejanggalan. Kejanggalan itu yakni baju Nasrudin tidak dijadikan barang bukti. Padahal dari baju itu bisa diketahu apa ia tewas saat kejadian atau tewas di tempat lain. Lalu kejanggalan lainnya, 2 dokter yang membelah kepala Nasrudin tidak pernah dijadikan saksi.

Ketika jenazah dibawa ke RSCM  dan mau divisum dr Munim, kepala Nasrudin sudah terbelah dan ada jahitan tapi anehnya, siapa dokter yang membedah Nasrudin dan RS yang membelah kepala Nasrudin tak diketahui dan tak jadi saksi.

“Kasus Antasari dan Kasus Gayus Tambunan ini paling tidak melibatkan sedikitnya lima jenderal polisi,” kata Neta.

Banyak isu yang beredar kalau rekayasa kasus Antasari merupakan pesanan Istana. Istana dituding memiliki sejumlah motif untuk balas dendam kepada Antasari yang saat menjadi Ketua KPK telah menyeret besan SBY, Aulia Pohan ke penjara. Antasari mengungkapkan kasus pembunuhan Nasrudin yang menjeratnya terjadi saat ia sedang fokus menangani kasus IT KPU. Kasus ini diduga bisa membahayakan legitimasi pemerintahan SBY. Petisi 28 mendesak KPK agar menuntaskan kasus IT KPU yang diduga melibatkan istana ini. Namun kasus tersebut dihentikan.

Ketua Komisi Hukum Nasional (KHN) JE Sahetapy pun mendegar informasi kasus Antasari dan Gayus mengarahkan ke Istana Presiden. Namun, Sahetapy mengingatkan, perlunya penelusuran yang tajam dam mendalam, serta membuka semua kasus yang muncul.

“Kalau gosip di luar begitu, bukan berarti saya bilang itu benar. Saya tanya apa betul ke teman? Iya pak betul. Apa anda dekat dengan Presiden? Oh tidak Pak, tapi ini sudah menjadi cerita,” kata Sahetapy.

Istana hingga kini belum berkomentar soal dugaan rekayasa kasus Antasari. Staf khusus presiden bidang hukum Denny Indrayana tidak menjawab saat diminta tanggapan soal tudingan yang dikoarkan Gayus tersebut. Denny tidak mengangkat telepon ketika dihubungi. Di-BBM dan di-SMS pun hingga kini Denny belum memberi jawaban.

Sikap diam Istana ini bisa membahayakan karena gosip justru akan makin berkembang liar. “Nah itu yang saya khawatirkan, cerita dari mulut ke mulut itu biasanya berbunga. Kalau orang meminjam uang, tidak suka membayar rente (bunga). Tapi pinjam omongan, malah suka tambah rente (bunga), itu repotnya di situ,” kata Sahetapy.

 

Sumber : detik.com


Tertawa dan Menangis Melihat Negeriku

January 26, 2011


Tak henti-hentinya polemik politik yang terjadi di negara kita yang tercinta ini. Setiap hari banyak kasus heboh yang terungkap, dan juga tingkah laku pemimpin negara ini yang sangat kocak. Ketertarikan untuk menulis di blog muncul kembali, karena tidak memiliki tempat/orang/sarana untuk meluapkan unek-unek atas kejadian di negeri ini.

 

Hal pertama yang menarik perhatian saya adalah mengenai RUU keistimewaan DIY yang tiba-tiba dicuatkan oleh presiden kita. Entah apa yang terbersit dipikiran presiden kita untuk membahas ini, yang menurut saya tidak terlalu penting untuk dipermasalahkan. Memang boleh dikatakan bahwa penetapan Gubernur DIY selama ini tidak menganut asas demokrasi. Namun pernyataan Presiden kita bahwa Gubernur harus dipilih langsung langsung menyentak respon masyarakat Yogyakarta. Kalau dipikir-pikir, rakyat Jogya sudah nyaman dengan apa yang ada selama ini dan sudah menikmati. Namun akibat hal tersebut, terjadi keresahan masyarakat secara massal di Yogyakarta. Menurut saya apa yang dilakukan oleh SBY tidak penting dan seolah-olah kurang kerjaan. Mungkin hal ini dimaksudkan untuk tujuan politik, agar partai tertentu dapat menang pilkada disana dan untuk tujuan jangka panjang, menggalang pendukung untuk pilpres, 2014. Sampai hari ini, rencana ini terus bergejolak, dan terus dipaksakan, padahal rakyat Yogya jelas-jelas menolak. Demokrasi secara singkat diartikan, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, dan rencana presiden ini telah menyalahi salah satunya, DARI RAKYAT. Salah seorang masyarakat Yogya ketika diwawancarai salah satu stasiun TV berkata, “ngapain Yogya diubah2, ga penting. Urusin aja itu freeport, chevron, dll”. Suatu pernyataan yang sangat jelas, dan tegas. Hal yang harus diperhatikan oleh seorang presiden adalah hal seperti di atas, bukan malah mengusik ketenangan masyarakat Yogya.

Hal kedua yang membuat saya tertawa adalah RENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG BARU DPR TERCINTA KITA. DPR semakin dan semakin menjadi lembaga yang tidak peka dan semakin arogan setiap harinya. Rencana pembangunan gedung baru yang bernilai 1Triliun tersebut dinilai sudah sangat keterlaluan. DPR sangat tidak peka dengan apa yang menjadi prioritas bangsa kita sekarang ini. Masih banyak masyarakat yang melarat diluar sana, dimana untuk makan saja susah. Namun dengan AROGANNYA, DPR tetap saja menjalankan rencana ini, SUNGGUH MANUSIA TIDAK TAU MALU. Permintaan segudang dengan prestasi minim serta lembaga yang dicap korup seharusnya tidak pantas untuk mendapatkan ini. Ada pendapat mengatakan bahwa hal ini untuk menggalang dana untuk pemilu 2014. DPR, YOU ARE REALLY-RELLY SUCK GUYS, WITH WHAT YOU DID.

Kasus century merupakan kasus yang sangat fenomenal yang masih tidak tau bagaimana ujungnya. Para penyidik seolah-olah dibungkam oleh kekuatan yang sangat luar biasa oleh“invisible hand”. Hak menyatakan pendapat yang telah dilakukan DPR menjadi sia-sia, karena hanya berhenti disitu saja. Tidak ada tindakakan lebih lanjut, hanya sebatas wacana saja. Secara logika, saya sendiri mencurigai bahwa dana aliran century ada mengalir ke Partai D*mo*rat, seperti yang dicurigai oleh LSM Bendera untuk dana kampanye. Ada beberapa indikasi hal tersebut, antara lain tidak dibukanya sampai sekarang aliran dana century tersebut dengan dilindungi berbagai tetek bengek alasan. Pejabat Bank Century yang juga merupakan Pejabat Partai Demokrat. Mereka ini secara terang-terangan mempertontonkan adegan mencuri duit ibu sendiri di depan anak-anaknya, dan beranggapan anakanya tidak mengerti. Namun mereka lupa, bahwa anaknya sudah beranjak dewasa dan mengerti. Entah apa dan bagaimana akhir cerita kasus ini, tidak ada kejelasan. Para pihak terkait hanya terus dan terus mengucap, “kita akan dalami, kita akan segera memeriksa, sudah ini, sudah itu, bla bla bla.”kami bosan Pak.

 

Kasus berikutnya yang sangat fenomenal belakangan ini adalah kasus terkuaknya koruptor hebat, Gayus Halomoan Tambunan. Meskipun Gayus akhirnya dipenjara, namun banyak yang sangat menyayangkan momen ini dilewatkan. Tuntutan yang diberikan tidak menyentuh substansi kejahatan yang dilakukan, tidak terkuaknya perusahaan yang terlibat, dan atasan-atasan gayus yang terlibat. Gayus yang merupakan PNS golongan 3a dijadikan tumbal oleh para koruptor di dirjen pajak. Lagi-lagi para penegak hukum (kepolisian dan kejaksaan), hanya berkata, kita sudah memanggil, kita sudah memeriksa, masih dalam tahap penyidikan, tapi hasilnya tetap nihil. Entah siapa yang ada di belakang semua ini hanya Tuhan dan mereka yang tau. Presiden yang diharapkan untuk mempertegas penyelesaian masalah ini lagi-lagi hanya mengeluarkan pernyataan normatif dan tak bertaring. “saya instruksikan untuk pihak terkait untuk mengusut tuntas”. Tanpa pernyataan itu, kasus ini memang seharusnya berjalan seperti itu. Heu..heu..

 

Kasus Antasari Asar merupakan kasus yang menurut saya merupakan rekaya kasus yang sangat menghebohkan. Akhirnya antasari divonis meskipun bukti tidak terlalu kuat. Hal ini sangat berdampak kepada kinerja KPK, dimana dibawah kepemimpinan beliau sangat menggigit sekali tidak pandang bulu, namun sekarang KPK layaknya “macan ompong”, tak bernyali karena sudah dikontrol oleh orang-orang ga beccus. Tidak ada lagi gebrakan-gebrakan KPK yang menghebohkan terjadi, sidak bea cukai, ambil berkas secara paksa ke kantor DPR, penyadapan, penjebakan setelah transaksi (kasus ayin), dan seterusnya. Heuh..heuh..lelah melihat negara ini dipermainkan pemimpin kotor, muaakkkk..

Beralih ke masalah olahraga,. Saya baru mengenal Nurdin Halid lebih lagi semenjak piala AFF belakangan ini. Dulu hanya tau dia ketum pssi yang tertangkap korupsi dan masih memimpin dari penjara. Hahaha. Mengherankan. Si Nuridn korup ini tetap tidak mau turun dari kursi kepemimpinan meskipun sudah banyak dan terlalu banyak desakan agar nurdin turun. Nurdin terlalalu bermuka badak. Banyak kesaksian, diantaranya wasit yang diperintah oleh NH untuk mengatur pertandingan sewaktu dia masih di dalam penjara. Sungguh memalukan. Lahirnya LPI membuat PSSI kocar-kacir. Kacaunya kompetisi di ISL membuat beberapa klub besar ingin hengkang ke LPI. Walaupun banyak dampak negatifnya, hal ini lebih baik daripada sepakbola kita makin hancur lebur dan minim prestasi di tangan Nurdin Halid si TOP markotop.

Semua ini tidak terlepas dari pemimpin negara kita ini yang menurut saya lemah dan loyo. Kerjaannya hanya curhat, pencitraan, tidak tegas, dan terlalu melankolis. Curhat gaji ga naik sudah 7 tahun padahal gajinya sudah selangit, curhat mau diburu teroris, selalu mendengungkan prestasi kemajuan negara, berkurangnya utang (padahal boong), tidak tegas padahal telah dipermalukan secara terang-terangan oleh malaysia masalah perbatasan dan banyak lagi dan banyak lagi.

 

Saya secara jujur kecewa dengan gaya memimpin beliau, dan orang-orang dibelakagnya (ruhut, marzuki alie, anas, andi malarangeng, yang melakukan hal menjijikkan di depan masyarakat. Rasa emosi yang tidak tersalurkan ini akhirnya hanya tertuang dalam sebuah blog. Sebenarnya berharap peristiwa 98 terjadi lagi di indonesia untuk menggulingkan pemimpin kita, tapi banyak dampak negatifnya. Harapannya sih mau turun sendiri, atau lewat pemakzulan, agar lebih tidak banyak korban. Di jepang, seorang yang sudah merasa gagal akan melakukan HARAKIRI, namun kalau di tempat kita tidak, tetap melakukan pencitraan.  Sadarlah om, masyarakat sudah muak, dan sudah mulai pintar.

Jujur, saya sebenarnya mengharapakan Bapak JK yang menjadi presiden dalam pemilu kemarin. Masalah indonesia adalah masalah perekonomian, dan beliau adalah  ahlinya. Namun masyarakat masih banyak terpikat dengan wibawa pencitraan sang pemalas dan penakut. Beginilah hasilnya. Berharap terpilih presiden baru yang benar-benar berbeda, berani , pintar, lugas dan lantang. Ada beberapa nama yang sangat berpotensi dan sangat menarik untuk dipelajari, JK (berharap masih mencalonkan diri, Prabowo (gerindra), surya paloh (Nasdem), dan calon-calon lain. Untuk penguasa sekrang, saya Cuma berkata, terima kasih telah membuat negara ini semakin kacau. Keep on dreaming, jika masih ingin jadi pemimpin kembali. Hahahha…bye..bye..

 

Sekian.

 

 


Indonesiaku saat ini

October 30, 2009

hmm…uda lama bangat ga nulis di blog gara disibukkan ama TA. Setelah lama telah memendam keinginan, akhirnya hari ini disempatin nulis lagi. Topik yang mau ditulis hari adalah opini ku mengenai beberapa kejadian yang belakangan ini terjadi di negara kita Indonesia ini.

Dulu aku bernah berpikir bahwa negara ini sedang dikendalikan oleh orang-orang yang sangat berkuasa dan kita seolah-olah ga bisa berbuat apa2. Kejadian yang terjadi belakangan ini semakin memperkuat pendapatku tersebut.

Kasus yang sangat hangat terjadi saat ini adalah mengenai KPK, dimana ada indikasi “kriminalisasi” terhadap KPK. Belakangan ini ada bukti rekaman pembicaraan yang melibatkan nama presiden kita, dimana dalam rekaman tersebut dikatakan bahwa presiden mendukung kegiatan mereka. Secara pribadi, saya sndiri ga berani nyebut nama orang lain jika lagi ngadepin masalah, apalagi nama presiden. Aku yakin orang tersebut ga sembarangan nyebut nama beliau. Tak lama setelah itu, kedua pimpinan KPK tersebut pun ditahan. Yah, lagi2 aq ngeliat ini seperti terlalu dipaksakan padahal belum cukup bukti untuk penahanan mereka. Karena penahanan mereka, banyak orang penting yang berani menjaminkan diri mereka untuk menangguhkan penahanan kedua orang ini. Saya yakin orang “penting” yang berani menjaminkan  diri mereka ini adalah orang-orang yang tahu persis permasalahan ini dan tau bahwa mereka tidak bersalah.

Jujur, aq sndiri lebih membela mereka. Kenapa? Aku yakin ada kekuatan besar yang tidak terlihat yang sedang berusaha untuk menumpas KPK. Kalau dilihat sejarah berdirinya KPK adalah karena ketidak percayaan masyarakat terhadap Polisi dan Kejaksaan untuk mengurusi masalah korupsi di negara kita ini. Seperti kita tau, banyak  kasus yang ternyata diperdagangkan oleh kejaksaaan, dan yang paling fenomenal adalah kasus artalita.

Indikasi lain penggembosan adalah perpu pengangkatan 3 ketua KPK  sementara yang baru. Untuk mengangkat ketua ini, dibentuk tim yang hanya bekerja sekitar 1-2 minggu, yang seharusnya sekitar 6 bulan. Aku curiga aja ada nama titipan dalam tim ini, dimana dalam KPK banyak sekali rahasia. Kemungkinan besar rahasia dalam KPK akan bocor.

Dalam kampanye pemilu presiden kmarin, beliau menyeru2kan pemberantasa korupsi. Namun hal yang belakangan ini terlihat malahan terjadinya penggembosan habis-habisan terhadap KPK. Mungkin terlalu banyak sepak terjang KPK yang membuat banyak orang “penting” di negara ini terusik. Secara pribadi aku melihat bahwa presiden kurang tegas untuk menyikapi masalah ini. Hal ini akan membuat masyarakat kecewa dan menjatuhkan wibawa beliau dan mungkin saja nanti akan terjadi protes atau unjuk rasa karena kecewa terhadap kebijakan beliau.

Baru-baru ini juga terjadi pengangkatan menteri. Satu hal yang sangat fenomenal lagi yang terjadi adalah pemilihan menteri kesehatan. Beliau tidak ada dipanggil ke cikeas (seperti para calon menteri yang lain), tiba-tiba kepilih jadi menteri. Banyak orang kaget dan shock. Dari beberapa pendapat dikatakan bahwa beliau juga belum pejabat tinggi dalam depkes dan juga belum memiliki pengalaman yang banyak. Hal ini sontak membuat saya kaget dan tersenyum sinis, koq bisa? Jawaban jitu yang paling ampuh adalah, “itu hak prerogratif presiden, presiden yang berhak dan memutuskan”. Iya, memang hak beliau, bukan berarti tanpa batas juga. Sama saja seperti saat ospek. Peraturan pertama, Panitia selalu benar. Peraturan kedua, jika panitia salah, kembali ke peraturan pertama. hahaha, kembali tersenyum sinis..Ada yang mengatakan menteri terpilih tersebut merupakan titipan AS karena dia dekat dengan lembaga AS di Indonesia Namru2.

Dalam pengangkat beberapa menteri tersebut, menurut saya ada beberapa posisi yang tidak tepat pada pekerjaannya. Misalnya, hatarajasa sebagai menteri perekonomian. Bukan saya tidak yakin akan kepintaran beliau. Dia merupakan alumni ITB. Jelas dia pintar, tapi jurusan perminyakan. Beberapa posisi terakhir menunjukkan ketidakkonsistenan pekerjaannya. Menterti XXX (lupa, apa ya yang ngurusin transportasi yang banyak jatuh kmarin), trus kinerja departemen ini yang kurang bagus, tapi mensesneg yang di “PHK” dan beliau masuk. lucu juga ya. trus masuk jadi menteri perekonomian. Ketidaktepatan posisi ini dapat membuat kinerja pemerintahan menjadi tidak maksimal. Yang aku liat, secara subjektif, Presiden memberikan posisi sebagai balas jasa kepada orang-orang tersebut.

Baru-baru ini ada isu penaikkan gaji para menteri. Ga tau mau ngomong apa lagi. Alasannya, gaji PNS uda naik brapa kali, tapi menteri uda 5 tahun ga naik. Ya iyalah, jangan di bandingin dong, gaji guru cuma 1juta, mau makan apa. Gaji menteri uda seubret, mana bisa dibandingin. Gaji mereka yang nyaris 200 juta perbulan kurang apa lagi emang, uda bisa hidup glamour, dibandingkan dengan gaji pns yang secuil. Sadis memang. Rakyat menderita blm selesai dampak krisis global udah dikasi hal kaya ginian.

Masih juga jelas diingatan kita gempa yang baru terjadi. Mereka yang harus uda ditolong, mereka uda berteriak-teriak karena nasib mereka ga jelas, hidup dimana, makan apa sedangkan para pemimpin sibuk bahas gaji padahal kerja aja belum. Heu..heu…

Para DPR masih sibut ga menentu bahas peraturan, undang-undang yang ga jelas sementara banyak orang juga masih berteriak-teriak kelaparan. Kalian wakil rakyat, wakil ku, wakil orang miskin, jadi tugas kalian menyampaikan harapan kami.

Kasus Bank century yang ga kunjung selesai juga perlu dipertanyakan. Prosedur yang telah jelas2 salah dimana dpr telah menolak pengucuran dana tersebut ternyata dikucurkan tetap ga bisa dituntaskan. Sri mulyani dan boediono yang disebut-sebut terlibat pun ga tau gmana ujung rimba permasalahan ini.Yeah, lagi2 seperti ada kekuatan terselubung yang bisa menghentikan semua proses hukum.

Kmarin baca berita di koran, seorang masuk BUI karena diduga nyuri listrik secuil karena listrik di apartemen nya mati, tapi pencuri uang negara ini yang tak ternilai jumlahnya masih bisa hidup  berkeliaran. Wahai para koruptor jahanam, meskipun kalian bisa bebas dari jerat hukum di dunia ini, sebentar lagi kalian akan diadili seadil-adilnya di akhirat. Kalian juga uda pada tua, sebentar lagi juga bakal “lewat”. hahahaha. so, wait till the time.

Jujur, skrang aq ga bisa percaya sama sapa lagi di pemerintahan kita ini, baik polisi, kejaksaan, even presiden.

hemm…Wahai teman-teman, mari jangan diam, terus bersuara, berkarya demi Indonesia yang lebih baik lagi ke depan.


Debat Capres Terakhir…Waspadai Neolib! (tolong dibaca secara seksama agar pandangan kita terbuka)

July 2, 2009

Hmm…

Setelah satu harian beraktivitas, diskusi TA ke dosen, belajar make software untuk TA, bli buku di Gramedia, akhirnya aku pulang ke kosan. Habis mandi siap-siap di depan TV mau nonton acara yang kutunggu-tunggu hari ini, Debat Capres Pemilu 2009.

Topik yang diangkat adalah mengenai “demokrasi, otonomi, dan NKRI”.

Seperti biasa, setiap capres dipersilahkan untuk menyampaikan visi dan misi mereka selama 7 menit sesuai nomor urut. Seperti biasa, yang urutan pertama ini tidak terlalu menarik bagiku, tapi penampilan kali ini lebih bagus dikit, lebih terarah “dikit”, bukan review lagi yang disampaikan.

Capres 1 dan 2 pun berlalu dan sama-sama sepakat kalau demokrasi harus ditegakkan di Indonesia, otonomi merupakan salah satu hal yang membuat pemerintahan lebih efisien. Kira-kira begitulah intinya. Kedua capres ini memakai waktu yang kurang lebih tepat lah selama 7 menit.

Tiba lah capres nomor 3, yang menurut saya adalah “man of the match” pada debat ini. Kalau anda nonton debat ini, saya yakin anda akan mengerti maksud saya. Beliau juga setuju dengan penegakan demokrasi dan sebagainya.

Tibalah waktunya. Kira-kira di menit ke 4, beliau mengeluarkan pernyataan yang cukup pedas. Dia mengatakan kalau Demokrasi harus dijaga, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat dan tidak boleh di intervensi oleh alasan apapun.

Dia menyindir iklan SBY-Boediono yang menggembor-gemborkan iklan di media, baik itu koran, tv, internet untuk melaksanakan pemilu satu putaran dengan menghemat 4 triliun.

salah satu iklan pemilu 1 putaran

salah satu iklan pemilu 1 putaran

Alasan kampanye untuk penghematan 4 triliun itu dinilai JK uda menciderai nilai demokrasi karena ga bisa di intervensi oleh apapun.  Aku ngeliat wajah SBY tiba-tiba berubah sedikit panik dan mengambil kertas dari kantung bajunya. Wow…What a nice shoot. JK pun membuka fakta bahwa dia yang berperan untuk menggemboskan anggaran Pemilu dari 45 Triliun menjadi 20 Triliun. Bah, selama ini sibuk-sibuk beriklan hemat 4 triliun ternyata JK uda hemat duluan.

Tak lama setelah itu, SBY pun membela diri. Dia bilang kalau itu bukan iklan dari timnya. Wow…Trus, JK nanya, “brarti Iklan itu ilegal?” SBY pun panik…Satu hal yang aku nilai disini adalah bagaimana SBY mencoba membela dirinya dengan mengatakan itu ga resmi dari timnya sedangkan fotonya terpampang besar-besar di media. Yah…yah…Silahkan menilai sendiri lah dan pakai logika dalam menilai.

iklan-satu-putaran-300x244

Kalau menurut aku sih ga mungkin dia ga tau kalau dinilai secara logika ya. At least pada saat nonton TV ato baca koran. Menurutku terjadi pembohongan Publik disini. Ga mungkin iklan sebesar itu ampe jor-joran di TV, koran, internet, di masyarakat mereka ga tau. Trus duitnya dari mana??? BOHONG BESAR…Kalau itu emang bohong, napa ga dicegah, di stop??

Mau dipimpin ama orang yang kaya gini?Dalam hal kecil aja rakyatanya uda DIBOHONGI…

Setelah nonton debat ini aku buka detik.com dan iklan pilpres satu putaran ga ada lagi.  Iklan tersebut secara tidak langsung menghasut rakyat. Padahal lembaga survei yang digunakan adalah lembaga survei yang dibayar sby. yang ga bisa dipercaya dong.

Gara-gara udah nyangkut ke masalah iklan, aku jadi teringat beberapa hal. Prabowo mengatakan kalau SBY menggunakan duit pemerintah untuk iklan sekolah gratis. Memang tidak ada embel2 pemilu di iklan itu, tapi ada pencitraan secara “tersirat” dalam iklan tersebut. Dalam kenyataannya di lapangan pendidikan gratis tersebut tidaklah benar. Pernah liat skolah gratis teman-teman?? BOHONG BESAR lagi..

http://www.detiknews.com/read/2009/07/01/172022/1157395/727/iklan-pendidikan-gratis-bohongi-rakyat

Teringat juga kasus yang baru-baru ini terjadi dimana Andy malarangeng yang notabene salah satu orang kepercayaan SBY dan sudah pejabat elit negara dan berwawasan luas tidak disangka-sangka mengeluarkan pernyataan SARA tingkat tinggi.

“belum saatnya orang bugis jadi presiden”.

6572_1021738760223_1727820445_39227_2018823_n

Owh, tidak disangka. Ternyata Andi yang seorang juru bicara kepresidenan masih punya pemikiran seperti itu??

tidak..tidak..nilai negatif lagi buat pasangan ini. Hal ini juga disindir JK pada saat debat, mengenai kebineka tunggalan Indonesia dan tidak ada larangan atau hambatan untuk dipilih gara-gara SARA.

Dalam konteks apapun dia ngomong, itu uda pernyataan SARA. Kenapa orang bugis blm bisa jadi presiden?? Ada yang ngelarang??

Trus kasus di Papua dimana salah seorang tim sukses SBY yang menciderai wartawan. Teringat juga kasus pencemaran nama baik istri boediono di Medan dimana Rizal malarangeng ngotot agar JK minta maaf. Penyelidikan pun dilakukan dan ternyata pelakunya dari pendukung SBY sendiri. Halah, uda mulai muak ama pasangan ini. Mereka menyebar isu agar masyarakat kasian dan simpatik karena merasa terzolimi.

Teknik ini merupakan cara yang dipakai SBY pada pilpres 2004, dimana dia menggembor2kan kalau dicuekin, dikucilkan di kabinet oleh Mega dan orang jadi simpatik ama dia. Cara kuno dan memalukan.

Satu bukti nyata dan yang membuktikan SBY itu PENGECUT ada di link berikut

http://www.facebook.com/ext/share.php?sid=97388516157&h=7s9f2&u=pzy6R&ref=mf

Sangat direkomendasikan tuk dibaca dan ditektahui. Emang dia ternyata ga jago militer karena ga pernah terjun ke lapangan, tapi hanya ngurusin administrasi.

Pernyataan petinggi PD yang mengatakan golkar ga akan nyampe 2.5 % membuat blunder sendiri buat PD. Belum lagi pernyataan ruhut mengenai SARA beberapa waktu yang lalu. Makin muak aja. Banyak anggota PD asal omong aja aku liat.

Tim sukses SBY banyak yang asal ngomong ga becus. Apa karena otaknya terlalu jauh dari mulutnya ya (dari dengkul ke kepala),  jadi mikirnya belakangan?

wkwkwkwk

Mungkin SBY memang tidak ingin demikian. Tapi perlu dicermati, jika SBY jadi presiden, orang-orang tersebut kemungkinan besar akan memiliki jabatan penting di kabinet nya nanti. Dari cara mereka bekerja sebagai tim sukses sudah menggambarkan bagaimana jika nanti naik jadi pejabat negara, haus akan kekuasaan dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan tujuan.

Tadi malam (3 juli 2008), nonton republik mimpi di TV one, dan ada andy. Disitu dia ngaku kalau sistem ekonomi yang dirancang adalah Neolib…

what??

Paham Neoliberalisme itu berarti menjadikan semua aspek kehidupan mengikuti ekonomi pasar atau dikomersialkan. Memang duit yang masuk ke Indo besar karena investasi asing, tapi untuk siapa duit itu??

Owh, siap2 aja. Kalau mereka terpilih aset kita akan lenyap satu per satu.

Semua sistem ekonomi itu baik, yang penting cocok tidaknya dengan kesejahteraan suatu negara

Neolib ga cocok di Indo, karena kita masih negara berkembang yang akan jadi bulan-bulanan negara maju.Asing akan dengan bebas masuk Indo dan kita ga bisa buat apa-apa. Makin maju emang Indo tapi mereka rajanya dan duitnya lari keluar semua. Neolib it cocok di negara yang ekonomi nya uda kuat dan mapan sedangkan kita masih negara berkembang.

Kita akan dijajah secara ekonomi dengan perlahan-lahan, terjerat utang dan jadi pengemis di negara sendiri.

Wahai teman-teman ku, bukalah mata, dan pedulilah akan negara kita ini.

Acuan dasar di negara kita ini adalah undang-undang.

Dalam undang-undang tertulis, “segala kekayaan alam di kuasai oleh negara dan dipergunakan sebaik-baiknya untuk kemakmuran rakyat”. Sistem ekonomi Komando, negara yang ngatur.

Dan neolib jelas-jelas udah melenceng dari undang-undang.

Waspadalah, waspadalah teman-teman.

KPU juga disebut-sebut tidak independen, dan saya juga curiga akan hal ini.

Pertama, Ketua KPU hadir di TPS SBY. Ada apa coba. kenapa ga di JK aja atau di tempat lain, atau di rumahnya aja.

Kedua, jadwal kampanye yang berubah-ubah secara mendadak. Tidak mungkin lembaga sebesar KPU tidak memiliki perencanaan yang matang dan bisa merubah jadwal seenaknya secara mendadak.

Terdengar kabar bahwa KPU pindah jadwal gara-gara bentrok ama jadwal Presiden. Bah, gawat ini.
http://beritabaru.com/headline.php?id=14365

Besok pas pemilu, aku minta dipending ajalah gara-gara bentrok jadwal pacaran.

Ketiga, spanduk pilpres yang nunjuk ke nomor 2. Alasan KPU sangat konyol dan menyalahkan percetakan. Jelas-jelas ijin ada di tangan mereka. KPU ini emang rada konyol dan keras kepala. Dalam setiap kesalahan ga mau ngaku, mulai dari kisruh DPT dan banyak lah. Muak..

Padahal pasangan ini mengusung pemerintahan yang bersih. Piuh….

4902_1020615131327_1703651970_40081_3229268_n

Walah, udah ngelantur jauh dari topik. Hahaha

Yah, sebenarnya debat hari ini ga terlalu spesial. Ketika disuruh menyanggah, malah ikut nambahin atau setuju.

Megawati merupakan capres yang paling sering lewat batas waktu, sampai diingatin berkali-kali. Memang susah karena waktu yang diberikan sangat singkat. Pernyataan ibu ini sering melenceng menurut saya. Aku yang lemot atau dia, ga tau. Menurutku kadang arahnya ga jelas dan ga kongkret. Megawati tidak didampingi Prabowo sendangkan dua calon lagi didampingi pasangannya masing-masing.

SBY calon yang paling jelas kalau ngomong, dan bilang akan ditingkatkan atau kita lanjutkan. JK, seperti biasa selalu santai dan memberi kesan tenang dan kocak. Tapi pada saat debat dimulai,  sedikit serius wajahnya.

Perntannyaan terakhir ,

moderator :”apa yang anda lakukan jika ga menang?”

Mega :”tetap berbakti dan berjuang untuk rakyat”. (well, kita lihat nanti)

SBY : “memberi selamat kepada yang menang dan bla..bla..bla (lupa)

JK :”pulang kampung, ngurus pendidikan dst” (jujur, simpel dan ga munafik)

gambar dari internet lagi.

6249_1021362190003_1703651970_41371_2016683_n

5187_1158022279121_1484680986_397200_59093_n


Menjelang Pilpres

June 27, 2009

Entah kenpa  belakangan ini aku sangat tertarik untuk mengikuti perkembangan Pemilu di Indonesia kita ini , terutama Pemilihan Presiden yang semakin dekat..

Satu persatu calon pemimpin  aku ikuti perkembangannya di media, baik TV, koran ataupun internet. Mempelajari profil dari para calon pemimpin negara kita merupakan satu hal yang seharusnya kita lakukan karena dengan profil dan melihat track record mereka kita bisa mengetahui dan mengenal mereka lebih jelas dan membantu kita agar tidak salah memilih.

Hal terbaru yang menarik perhatianku adalah debat capres yang baru saja dilakukan. Debat yang kedua ini berjalan jauh lebih menarik dibanding debat yang pertama, dimana debat pertama menurut saya tidak layak dikatakan debat, lebih cenderung pada pemaparan visi dan misi mereka. Debat yang kedua ini semakin memperlihatkan siapa capres yang berkualitas dan siapa yang tidak.

Saya ingin menyoroti satu persatu capres kita ini.

Dalam dua debat capres yang telah dilaksanakan, ada satu capres yang saya nilai sedikit “lucu” dan bingung sebenarnya apa yang ada di benaknya ketika diajukan pertanyaan. Ini penampilan ketiga yang saya tonton beliau di TV dan yang satu adalah kick Andy.

Ini merupakan sedikit kutipan yang saya amati.

Moderator : “bagaimana program anda…..apa yang akan anda lakukan jika terpilih mengenai masalah….”

Capres X : ” ketika saya dulu jadi presiden….. sebenarnya dulu juga sudah saya lakukan…. dan seterusnya”

Jelas sekali jawabannya tidak sinkron, karena yang ditanya program bukan review. Jawaban2 yang diberikan oleh beliau membuat saya sedikit tertawa kecil dan mengalihkan perhatian dari TV karena ga tertarik untuk mendengar jawaban lengkap karena menurut saya sedikit ngawur dan seolah2 pada masa kepemimpinan beliau semuanya sudah oke yang ternyata menurut saya tidak sama sekali.  Jawaban-jawaban tersebut membuat saya memberi penilaian negatif terhadap beliau dan dipastikan tidak akan memilih beliau. Saya sangat meragukan kapabilitas beliau dari cara dia menjawab pertanyaan, apalagi untuk mengatasi permasalahan negara kita ini yang sungguh-sungguh sudah amat kompleks.

Dalam pemilu ini, beliau mengusung ekonomi kerakyatan sebagai programnya. Ini jelas merupakan hal yang sangat positif karena emang rakyat yang harus diprioritaskan. Tapi kembali saya khawatir mengingat kasus penjualan aset negara ke pihak asing dengan harga murah membuat saya tidak yakin apakah akan benar-benar membela rakyat ketika sudah menjadi pemimpin.

Capres kedua yang akan saya amati adalah  Capres XX. Beliau mempunya jargon “lanjutkan” dalam kampanye nya.

Dalam kepemimpinan beliau memang banyak terjadi banyak gebrakan dan kemajuan tapi ga kalah banyak juga kemundurannya. Pemberantasan korupsi merupakan hal yang sangat jelas sekali kita lihat. Bagaiman para koruptor satu persatu diseret semua. Tapi ketika membaca koran kompas hari kamis, 25 juni 2009, saya sedikit khawatir dengan keseriusan dalam pemberantas korupsi. Dia malah memperingati KPK atas prestasi dan kekuasaan KPK sendiri. Hmm…Banyak asumsi-asumsi yang saya pikirkan, kenapa dia menyatakan hal tersebut, apa karena orang2nya mulai tertangkap, atau apalah, silahkan menilai sendiri. Di media dikatakan kalau hutang kita lunas atau menurun. Ternyata tidak sama sekali bahkan semakin prihatin.

http://dmo.or.id

Link di atas merupakan web direktorat pengelolaan utang negara. Silahkan akses dan nilai sendiri, dan jangan kaget aja karena utang kita ternyata jumlahnya sangat DAHSYAATTT peningkatannya. Hati-hati terhadap iklan dan pesan yang setiap capres nyatakan kepada masyarakat dan mari kita menjadi pemilih cerdas.

Saya membaca berita di detik.com

http://www.detiknews.com/read/2009/06/22/222923/1152294/727/sarat-kepentingan-penguasa-pengelolaan-bumn-tak-efisien

dan ternyata Boediono setuju dengan penjualan aset-aset negara keluar. Wah, gawat..Entah itu untuk kebaikan entah motif apa dibaliknya, yang jelas saya tidak setuju dengan hal tersebut. Sudah terlalu banyak aset negara dikuasai asing terutama SDA kita yang sangat kaya tapi uangnya ngalir semua ke luar.  Sudah terlalu banuak Perusahaan asing yang  merajai hasil  alam di Indonesia, seperti chevron, total, medco, freeport dan masih banyak. Trus, kalau mau dijual lagi, apa untuk negara kita??? kalau alasan pengelolaan tidak efisien, bukan berarti jual. Banyak orang Indo yang berhasil dan bahkan sampai punya usaha di luar, misalnya Bakrie group. Solusinya, ya ganti pemimpin nya bukan dijual. Hmmm…jujur, hal ini membuat saya kehilangan semangat untuk memilih pasangan ini (dulunya pendukung) dan perlu dipertimbangkan lagi.

Trus, pernah ngeliat diskusi ruhut sitompul (fungsionaris PD) di metri tv, soal pejabat BUMN yang ikut tim sukses.

Dia menjawab bahwa mereka smua datang dengan SUKARELA. Logikannya aja, ga mungkin mereka semua datang secara tiba2 kalau ga ada yang kekuatan menggerakkan. Entah benar atai tidak, hanya mereka dan Tuhan yang tau.  Ada indikasi kelicikan disini menurut saya. Entah pemanfaatan dana dari BUMN yang bersangkutan, pengaruh terhadap karyawan BUMN yang berkaitan, dan sebagainya lah. Padahal salah satu hal yang diusung adalah pemerintahan yang bersih, tapi hal ini jujur memberi kesan negatif.

Beberapa kali saya bertanya ke teman-teman yang notabene adalah MAHASISWA, kenapa akan milih beliau?

Jawabannya pendek, simpel tapi sangat konyol. Apa itu? Kharisma nya, atau Berwibawa. Gila, khawatir dan tertawa sinis didalam hati. Seorang mahasiswa saja hanya punya dasar segitu dangkal dalam menilai capres apalagi masyarakat biasa?? Tidak ada dasar yang kuat atau alasan yang sangat fundamental dalam memilih seseorang.  Nasib lima tahun negara ke depan hanya didasarkan atas alasan tersebut??  apa bisa makan dengan wibawa??Beuh…Bagaimana dengan rakyat biasa? Seorang mahasiswa saja seperti itu. Jelas bakalan banyak orang yang akan tertipu dengan pesan kampanye dan akan salah memilih.

Pasangan capres yang ketiga adalah XXX. Pasangan ini mempunyai slogan “lebih cepat lebih baik”. Banyak pihak yang mengkritiki slogan ini, termasuk SBY sendiri pada saat kampanya. Cepat tapi kalau ngawur ga benar juga. Kira-kira begitulah kritik orang-orang. Dalam setiap diskusi, beliau selalu tampil santai dan sering memberi guyonan kepada pemirsa. Selama lima tahun menjadi wapres, banyak hal positif yang menjadi daya tarik beliau. Amerika Serikat mengatakan kalau JK merupakan “the real president” Indonesia dalam periode ini, karena banyak campur tangan dalam masalah negara. Misalnya, ide konversi minyak tanah ke gas merupakan ide cemerlang yang menyelamatkan uang negara sebanyak 50 triliun. BLT juga merupakan gagasan beliau.

Hal ini akhir-akhir ini memberi nilai positif bagi saya terhadap beliau. Kenapa? Permasalah utama negara kita adalah permasalahan ekonomi, dan beliau merupakan ahli ekonomi di lapangan (praktisi bisnis) bukan teoritis (dosen, pejabat bank) seperti boediono. Hal-hal ini jelas memberi nilai positif buat saya. Dan permasalahan ini akan bisa diatasi oleh orang yang tepat tentunya.

Beliau juga menegaskan pentingnya KEMANDIRIAN bangsa sebagai jatidiri bangsa. Saya sangat setuju dengan hal ini dibandingkan dengan penjualan aset-aset bangsa kita ini.

Suatu ketika ada seseorang lagi, MAHASISWA juga, mengatakan gini. Saya ga suka JK karena KUMIS nya JELEK. Owh tidak…yah, silahkan komentar sendiri, males ngebahasnya. trus pernah liat di TV, ga suka JK karena bukan dari Jawa. Lagi-lagi jawaban konyol. Kalau tetap seperti ini, negara kita ga akan pernah maju. Coba kita lihat US, orang kuli t hitam aja bisa jadi presiden.

Pesan yang saya ingin benar-benar sampaikan kepada teman-teman adalah, jadilah pemilih CERDAS. Hendaknya memilih karena uda punya alasan dan dasar yang kuat dan jelas, dan saya harap bukan alasan konyol. Mari kita sampaikan pesan ini ke teman-teman kita kalau kita benar-benar peduli akan nasib negara kita ini. Semoga pemimpin yang terpilih adalah pemimpin yang terbaik yang benar-benar menepati janji dan membertikan perubaha buat negara kita ini.

Lebih cepat lebih baik dalam melanjutkan hal-hal yang berarti dan berguna untuk membela rakyat indonesia

Terima Kasih

ini beberapa gambar ngelantur yang aku liat diinternet..

lumaya kocak juga4902_1019515063826_1703651970_38023_4283825_n

4902_1020138879421_1703651970_39289_3005695_n

s88248966433_50254713_89127127831_567897831_1842626_7394560_n


DPR oh DPR ku….

June 10, 2009

Hari ini rabu, 10 juni 2009. Pergi kekampus seperti biasa trus nyari-nyari buku di perpus untuk tugas akhir. Jam makan siang pun tiba. Sekitar jam 11.00-12.00, aku keluar kampus untuk nyari makan, tepat nya daerah di depan kampus. Biasanya aku beli koran harga 1000 disana, koran harga mahasiswa, dan hari ini aku beli koran Media Indonesia. Ada beberapa topik yang dibahas pada halaman depan, antara lain tentang BLT yang ternyata pakai duit hasil utang, trus ada juga tentang TKI yang lagi-lagi disiksa di negara tetangga kita, malingsia alias malaysia.

Topik di atas merupakan topik lama yang sudah biasa dibahas. Ada satu topik yang sangat menarik perhatianku dan sedikit menyulut emosi, yaitu tentang pemberian cindera mata kepada anggota DPR yang akan turun jabatan. Cindera mata yang direncanakan adalah cincin emas untuk setiap anggota DPR. Anggaran untuk cincin emas tersebut adalah sebesar 1.9 miliar, sedangkan anggaran untuk lencana emas untuk anggota DPR baru adalah sebesar 3 miliar.

whatt???

Kaget dan sedikit emosi merupakan ekspresi pertama yang keluar. Kebingungan atas apa sebenarnya yang ada di benak para anggota DPR kita ini. Heran, tak habis pikir, masih tega-teganya menghambur-hamburkan duit rakyat hanya untuk kesenangan pribadi. Pemberian cindera mata tersebut sangatlah tidak pantas, mengingat kinerja DPR yang sangat tidak jelas dan bahkan bisa dikatakan buruk. lembaga ini merupakan lembaga ter-KORUP tahun 2009 yang baru-baru ini dilaksanakan oleh Transparancy International Indonesia.

hahahaha. Tertawa terbahak-bahak, ga bisa komentar apa-apa lagi atas lembaga kita yang satu ini. Yah, wajar emang, dapet emas karena mendapat peringkat pertama sebagai lembaga terkorup di Indonsia tahun 2009. Hmmpph… FREEAAAKKK…Ironis memang.

Beberapa hari yang lalu juga nonton dialog di TV one, tentang unjuk rasa persatuan perawat seluruh indonesia. Mereka mengatakan telah mengajukan Rancangan Undang-Undang yang membahas masalah perawat di Indonesia sejak 4 (empat) tahun yang lalu. Pertanyaan yang muncul di benak saya adalah, “trus, slama ini ngapain aja?? RUU nya diapain??di simpan di gudang???”

Belum lagi citra DPR yang melekat dengan korupsi. Satu per satu anggota DPR mulai panik karena kinerja KPK yang makin gencar. Kasus terbaru adalah keterlibatan anggota DPR dalam pemilihan Deputi Gubernur BI. Ampun deh..

Teringat juga tentang pemberian  laptop yang “katanya” seharga 20 jutaan kepada masing-masing anggota, sampai-sampai ada guyonan yang mengatakan bahwa laptop tersebut tidak berguna karena nyalain aja meraka ga bisa.

wkwkwkw. Gila, edan emang. Ntah dimana janji yang mereka kumandangkan di saat kampanye, yang membela rakyat, namun yang ada hanyalah kepentingan pribadi yang diutamakan.

Sebentar lagi periode yang baru akan dimulai. Kekhawatiran baru muncul dalam pikiranku. Muncul nya caleg artis sedikit meragukanku. Yah, tidak bisa dipungkiri bahwa hanya sedikit orang yang menjadi pemilih “logis” di negara kita ini. Kebanyakan masyarakat kita hanya memilih orang-orang yang sudah dikenal baik, seperti para artis, meskipun kapabilitasnya belum teruji. Ga tau lagi lah gimana nasib DPR kita ke depan. Takutnya para artis malah nyanyi atau ber-acting aja di kantor ato pas rapat gara ga ngerti apa yang sedang dibahas dan juga ga tau mau ngomong apa.

Berharap suatu saat kita punya DPR yang benar-benar bersih, peduli dan cerdas, dan sepertinya tidak untuk periode 2004-2009.


Happy birthday mom…love u

May 25, 2009

Bunda

tak pernah letih, kau mendulang kasih

tak pernah lelah, kau menanam budi

menuntun setiap langkah ku

tiada henti doamu mengalir

tetap memberi, meski kau menangis

slalu nyatakan cinta dalam dukamu

tetap lah menjadi pelita hatiku

jangan lah berhenti, doamu mengalir

menaungi bijak langkah kakiku

happy birthday mom..!

tak ada hadiah yang dapat aku berikan skarang selain doa tulus untukmu

tak ada kata yang dapat melebihi kata terima kasih untuk semua yang kau berikan untukku

meski aku belum menjadi anak yang seperti yang kau inginkan,

meski aku masih sering lari dari track yang kau anjurkan,

aku akan tetap berusaha menjadi anak yang baik buatmu.

trima kash buat kasih sayang, buat semua pengorbanan, buat kasih yang abadi yang bisa aku dapatkan.

smua yang kau berikan buat ku  hangat.

ma, kau teman terbaik di dunia yang tak ada duanya.

untuk semua ibu yang ada di dunia, salam hortmat. tengkyu for the love..