hmm…uda lama bangat ga nulis di blog gara disibukkan ama TA. Setelah lama telah memendam keinginan, akhirnya hari ini disempatin nulis lagi. Topik yang mau ditulis hari adalah opini ku mengenai beberapa kejadian yang belakangan ini terjadi di negara kita Indonesia ini.
Dulu aku bernah berpikir bahwa negara ini sedang dikendalikan oleh orang-orang yang sangat berkuasa dan kita seolah-olah ga bisa berbuat apa2. Kejadian yang terjadi belakangan ini semakin memperkuat pendapatku tersebut.
Kasus yang sangat hangat terjadi saat ini adalah mengenai KPK, dimana ada indikasi “kriminalisasi” terhadap KPK. Belakangan ini ada bukti rekaman pembicaraan yang melibatkan nama presiden kita, dimana dalam rekaman tersebut dikatakan bahwa presiden mendukung kegiatan mereka. Secara pribadi, saya sndiri ga berani nyebut nama orang lain jika lagi ngadepin masalah, apalagi nama presiden. Aku yakin orang tersebut ga sembarangan nyebut nama beliau. Tak lama setelah itu, kedua pimpinan KPK tersebut pun ditahan. Yah, lagi2 aq ngeliat ini seperti terlalu dipaksakan padahal belum cukup bukti untuk penahanan mereka. Karena penahanan mereka, banyak orang penting yang berani menjaminkan diri mereka untuk menangguhkan penahanan kedua orang ini. Saya yakin orang “penting” yang berani menjaminkan diri mereka ini adalah orang-orang yang tahu persis permasalahan ini dan tau bahwa mereka tidak bersalah.
Jujur, aq sndiri lebih membela mereka. Kenapa? Aku yakin ada kekuatan besar yang tidak terlihat yang sedang berusaha untuk menumpas KPK. Kalau dilihat sejarah berdirinya KPK adalah karena ketidak percayaan masyarakat terhadap Polisi dan Kejaksaan untuk mengurusi masalah korupsi di negara kita ini. Seperti kita tau, banyak kasus yang ternyata diperdagangkan oleh kejaksaaan, dan yang paling fenomenal adalah kasus artalita.
Indikasi lain penggembosan adalah perpu pengangkatan 3 ketua KPK sementara yang baru. Untuk mengangkat ketua ini, dibentuk tim yang hanya bekerja sekitar 1-2 minggu, yang seharusnya sekitar 6 bulan. Aku curiga aja ada nama titipan dalam tim ini, dimana dalam KPK banyak sekali rahasia. Kemungkinan besar rahasia dalam KPK akan bocor.
Dalam kampanye pemilu presiden kmarin, beliau menyeru2kan pemberantasa korupsi. Namun hal yang belakangan ini terlihat malahan terjadinya penggembosan habis-habisan terhadap KPK. Mungkin terlalu banyak sepak terjang KPK yang membuat banyak orang “penting” di negara ini terusik. Secara pribadi aku melihat bahwa presiden kurang tegas untuk menyikapi masalah ini. Hal ini akan membuat masyarakat kecewa dan menjatuhkan wibawa beliau dan mungkin saja nanti akan terjadi protes atau unjuk rasa karena kecewa terhadap kebijakan beliau.
Baru-baru ini juga terjadi pengangkatan menteri. Satu hal yang sangat fenomenal lagi yang terjadi adalah pemilihan menteri kesehatan. Beliau tidak ada dipanggil ke cikeas (seperti para calon menteri yang lain), tiba-tiba kepilih jadi menteri. Banyak orang kaget dan shock. Dari beberapa pendapat dikatakan bahwa beliau juga belum pejabat tinggi dalam depkes dan juga belum memiliki pengalaman yang banyak. Hal ini sontak membuat saya kaget dan tersenyum sinis, koq bisa? Jawaban jitu yang paling ampuh adalah, “itu hak prerogratif presiden, presiden yang berhak dan memutuskan”. Iya, memang hak beliau, bukan berarti tanpa batas juga. Sama saja seperti saat ospek. Peraturan pertama, Panitia selalu benar. Peraturan kedua, jika panitia salah, kembali ke peraturan pertama. hahaha, kembali tersenyum sinis..Ada yang mengatakan menteri terpilih tersebut merupakan titipan AS karena dia dekat dengan lembaga AS di Indonesia Namru2.
Dalam pengangkat beberapa menteri tersebut, menurut saya ada beberapa posisi yang tidak tepat pada pekerjaannya. Misalnya, hatarajasa sebagai menteri perekonomian. Bukan saya tidak yakin akan kepintaran beliau. Dia merupakan alumni ITB. Jelas dia pintar, tapi jurusan perminyakan. Beberapa posisi terakhir menunjukkan ketidakkonsistenan pekerjaannya. Menterti XXX (lupa, apa ya yang ngurusin transportasi yang banyak jatuh kmarin), trus kinerja departemen ini yang kurang bagus, tapi mensesneg yang di “PHK” dan beliau masuk. lucu juga ya. trus masuk jadi menteri perekonomian. Ketidaktepatan posisi ini dapat membuat kinerja pemerintahan menjadi tidak maksimal. Yang aku liat, secara subjektif, Presiden memberikan posisi sebagai balas jasa kepada orang-orang tersebut.
Baru-baru ini ada isu penaikkan gaji para menteri. Ga tau mau ngomong apa lagi. Alasannya, gaji PNS uda naik brapa kali, tapi menteri uda 5 tahun ga naik. Ya iyalah, jangan di bandingin dong, gaji guru cuma 1juta, mau makan apa. Gaji menteri uda seubret, mana bisa dibandingin. Gaji mereka yang nyaris 200 juta perbulan kurang apa lagi emang, uda bisa hidup glamour, dibandingkan dengan gaji pns yang secuil. Sadis memang. Rakyat menderita blm selesai dampak krisis global udah dikasi hal kaya ginian.
Masih juga jelas diingatan kita gempa yang baru terjadi. Mereka yang harus uda ditolong, mereka uda berteriak-teriak karena nasib mereka ga jelas, hidup dimana, makan apa sedangkan para pemimpin sibuk bahas gaji padahal kerja aja belum. Heu..heu…
Para DPR masih sibut ga menentu bahas peraturan, undang-undang yang ga jelas sementara banyak orang juga masih berteriak-teriak kelaparan. Kalian wakil rakyat, wakil ku, wakil orang miskin, jadi tugas kalian menyampaikan harapan kami.
Kasus Bank century yang ga kunjung selesai juga perlu dipertanyakan. Prosedur yang telah jelas2 salah dimana dpr telah menolak pengucuran dana tersebut ternyata dikucurkan tetap ga bisa dituntaskan. Sri mulyani dan boediono yang disebut-sebut terlibat pun ga tau gmana ujung rimba permasalahan ini.Yeah, lagi2 seperti ada kekuatan terselubung yang bisa menghentikan semua proses hukum.
Kmarin baca berita di koran, seorang masuk BUI karena diduga nyuri listrik secuil karena listrik di apartemen nya mati, tapi pencuri uang negara ini yang tak ternilai jumlahnya masih bisa hidup berkeliaran. Wahai para koruptor jahanam, meskipun kalian bisa bebas dari jerat hukum di dunia ini, sebentar lagi kalian akan diadili seadil-adilnya di akhirat. Kalian juga uda pada tua, sebentar lagi juga bakal “lewat”. hahahaha. so, wait till the time.
Jujur, skrang aq ga bisa percaya sama sapa lagi di pemerintahan kita ini, baik polisi, kejaksaan, even presiden.
hemm…Wahai teman-teman, mari jangan diam, terus bersuara, berkarya demi Indonesia yang lebih baik lagi ke depan.
Posted by kikisarag1h